Memilih kanopi baja ringan berkualitas adalah kunci agar investasi Anda awet. Banyak kanopi murah gagal karena material tipis non-SNI, atap bocor, atau tukang yang tidak berpengalaman. Simak tips memilih kanopi baja ringan berikut sebelum Anda eksekusi.
Perhatikan Base Metal Thickness (BMT), ketebalan dasar setelah lapisan. Kanopi rumah standar memakai 0,75-0,85 mm; kanopi tanpa tiang 1,0 mm. Minta bukti baja ringan SNI dengan keterangan mutu lapisan.
Harga yang terlalu murah (di bawah sekitar Rp300rb per meter persegi terpasang) patut dicurigai memakai baja tipis yang mudah melengkung. Pastikan rincian material dan jasa transparan.
Tentukan prioritas: hemat memakai spandek, terang memakai polycarbonate, hening dan adem memakai alderon, atau adem maksimal memakai go green. Jangan mencampur fungsi usaha dan fungsi santai tanpa perhitungan.
Hindari jasa yang melempar pekerjaan ke subkon tanpa kontrak. Pastikan ada garansi tertulis untuk struktur dan kebocoran, minimal 3-5 tahun, idealnya lebih. Cek portofolio dan responsivitas komunikasi penyedia.
Kanopi rumah standar 0,75-0,85 mm BMT. Untuk carport tanpa tiang atau kanopi lebar, gunakan 1,0 mm.
Minta penawaran tertulis berisi spesifikasi, BMT, merek material, dan garansi. Penyedia jujur tidak keberatan merincikan.
Tidak selalu, selama materialnya SNI dan spesifikasinya jelas. Yang berbahaya adalah harga murah tanpa spesifikasi yang bisa diverifikasi.